Tampilkan postingan dengan label islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label islam. Tampilkan semua postingan

Jumat, 13 September 2013

Pakaian Perempuan Arab Sekarang Miris

Pakaian Perempuan Arab Sekarang Miris

Pakaian Perempuan Arab Sekarang Miris
Berikut ini adalah sebuah artikel yang membuat saya kaget, ternyata apa yang ada sekarang sudah mulai menampakkan tanggalnya islam perempuan disana. Berasal dari islampos dan berikut teks aslinya :

ADA yang bertanya: “Mengapa pakaian orang-orang Arab pun hari ini mulai banyak yang nyaris telanjang?”

Saya jawab: “Bandingkan antara pakaian orang Eropa abad 15-an dengan pakaian orang Arab hari ini. Orang Eropa abad itu pakaiannya masih terlihat sopan dan panjang-panjang. Karena mereka baru saja belajar dari Islam. Perlu diketahui bahwa Andalus baru runtuh tahun 1492 M sementara di tahun itu, pengganti Andalus yaitu Kesultanan Turki Utsmani sudah 193 tahun berdiri (mulai tahun 1299 M) dan terus berlangsung sampai tahun 1923 M.

Jadi, Eropa saat itu baru belajar dari Islam, maka pakaian mereka masih sopan. Semakin ke sini, pakaian mereka semakin pendek hingga telanjang bulat. Di saat itulah dunia Arab dan muslimin mulai kehilangan Islam mereka dan semakin banyak belajar dari orang-orang kafir. Maka jelas terlihat, pakaian mereka pun semakin pendek dan nyaris telanjang.
Begitulah, semakin jauh dari syariat Allah maka manusia akan semakin mirip binatang dan seterusnya akan lebih sesat dari binatang.

Pakaian manusia dari panjang dan sopan menjadi semakin pendek, pendek dan terus pendek hingga tanggal sama sekali.

Perlu diketahui, sesungguhnya guru besar mereka adalah Iblis!

Bacalah kembali Surat Al A’raf: 27. Bahwa Iblis telah berhasil menelanjangi ayah Adam dan ibu Hawa.

Karenanya Allah memanggil semua anak cucu Adam tanpa terkecuali, bahkan tidak menggunakan bahasa iman. Dengarkan:

“Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya ‘auratnya.”

Disaat banyak bagian negara timur tengah yang mulai menerapkan syariat islam dengan jihad, di arab sendiri malah mulai menanggalkan islam. Semoga bermanfaat, Pakaian Perempuan Arab Sekarang Miris

Artikel lain :

Tips mengatasi menstruasi tidak teratur

Alasan Belum Mantap Berjilbab dan Bantahannya

Minggu, 16 Juni 2013

Bersyukur dan Selalu Berusaha Ingat Kepada Allah SWT

Bersyukur dan Selalu Berusaha Ingat Kepada Allah SWT - Seorang mandor bangunan yang bekerja diatas lantai 5 ingin memanggil pekerjanya yg lagi bekerja
bawah...

Setelah sang mandor berkali-kali berteriak
memanggil, si pekerja tidak dapat mendengar
karena fokus pada pekerjaannya dan bisingnya
bangunan.

Sang mandor terus berusaha agarsi pekerja mau
menoleh ke atas, dilemparnya Rp. 1.000- yg jatuh
tepat di sebelah si pekerja.

Si pekerja hanya memungut Rp 1.000 tsb dan
melanjutkan pekerjaannya.
Sang mandor akhirnya melemparkan Rp 100.000
dan berharap si pekerja mau menengadah
"sebentar saja" ke atas.
Akan tetapi si pekerja hanya lompat kegirangan
karena menemukan Rp 100.000 dan kembali asyik
bekerja.

Pada akhirnya sang mandor melemparkan batu
kecil yang tepat mengenai kepala si pekerja. Merasa
kesakitan akhirnya si pekerja baru mau menoleh ke
atas dan dapat berkomunikasi dengan sang
mandor...

Cerita di atas sama dengan kehidupan kita, Allah
selalu ingin menyapa kita, akan tetapi kita selalu
sibuk mengurusi "DUNIA" kita.
Kita diberi rejeki sedikit maupun banyak, sering k
kita lupa untuk menengadah bersyukur kepada
NYA,
Bahkan lebih sering kita tidak mau tahu dari mana
rejeki itu datang..
Adapun yang bilang.. kita lagi "HOKI!"
Yang lebih buruk lagi kita menjadi takabur dengan
rejeki milik Allah.

Jadi jangan sampai kita mendapatkan lemparan
"batu kecil" yangg kita sebut musibah ...! agar kita mau
menoleh kepada-NYA.
Sungguh Allah sangat mencintai kita, marilah kita
selalu ingat untuk menoleh kepada NYA sebelum
Allah melemparkan batu kecil. Bersyukur dan Selalu Berusaha Ingat Kepada Allah SWT

Artikel lain:

Tips mengatasi menstruasi tidak teratur

Alasan Belum Mantap Berjilbab dan Bantahannya

Jumat, 24 Agustus 2012

Renungan Yang Menyentuh Hati

Semoga renungan yang menyentuh hati ini bermanfaat buat sobat :

Sesuatu yang Baik, BELUM TENTU Benar.
Sesuatu yang Bagus, BELUM TENTU Berharga.
Sesuatu yang Berharga/Berguna, BELUM TENTU Bagus.

PIKIRAN dan MULUT Merupakan Suatu Kombinasi.
Semakin Banyak kita Berbicara Tentang DIRI SENDIRI,
Semakin Banyak pula Kemungkinan Kita untuk BERBOHONG.
Jika kita Tidak Bisa menjadi Orang Pandai, JADILAH ORANG YANG BAIK.

LIDAH kita yang Menentukan SIAPA KITA.
Jika Kejahatan di balas Kejahatan, maka itu adalah DENDAM.
Jika Kebaikan dibalas Kebaikan itu adalah PERKARA BIASA.
Jika Kebaikan dibalas Kejahatan, itu adalah ZALIM.
Tapi jika Kejahatan dibalas Kebaikan, itu adalah MULIA dan TERPUJI.

Sesungguhnya sebagian Perkataan Itu Ada yang Lebih Keras dari Batu,
Lebih TAJAM dari Tusukan JARUM,
Sesungguhnya HATI adalah LADANG,
maka Tanamlah Ia dengan Perkataan yang Baik, karena
jika Tidak Tumbuh Semuanya (Perkataan yang Tidak Baik)
niscaya TUMBUH sebagiannya.

Nasihat yang Baik Tidak Pernah Datang Terlambat.
IRI HATI yang Ditunjukan kepada Seseorang akan MELUKAI DIRI SENDIRI,
Kita Cuma Bisa HIDUP SEKALI SAJA DI DUNIA,
tetapi jika kita Hidup dengan Benar, Sekali Saja Sudah CUKUP.
Jika kita Tidak Memulai Hari Ini dengan Senyuman,
Belum Terlambat untuk Mencobanya Pada Hari Esok.

Seorang TEMAN SEJATI Akan Membuat kita Hangat dengan KEHADIRANNYA,
MEMPERCAYAI akan Rahasianya dan MENGINGAT kita dalam DOA-doanya.
Doa Memberikan KEKUATAN pada Orang yang LEMAH,
MEMBUAT Orang Tidak Percaya Menjadi Percaya dan
MEMBERIKAN Keberanian pada Orang yang KETAKUTAN.

Jika kita berbuat Baik, Kebaikan pula yang Akan Kita Terima Kelak.
PERSAHABATAN SEJATI Layaknya KESEHATAN,
Nilainya Baru kita SADARI Setelah kita KEHILANGANNYA.
Seorang Sahabat adalah yang Dapat MENDENGARKAN Lagu di dalam HATI kita,
Dan Akan MENYANYIKAN Kembali tatkala kita Lupa akan Bait-baitnya,
Bertemanlah dengan Orang yang Suka akan KEBENARAN,
Dialah HIASAN Dikala Kita Senang dan Perisai diwaktu kita Susah.

Namun kita Tidak Akan Pernah Memiliki seorang Teman,
jika kita Mengharapkan Seseorang tanpa Kesalahan.
Karena Semua Manusia itu Baik,
Kalau kita Bisa MELIHAT KEBAIKANNYA dan MENYENANGKAN kalau
kita bisa Melihat KEUNIKANNYA,
Tapi Semua Manusia itu Akan BURUK dan MEMBOSANKAN kalau
kita TIDAK BISA MELIHAT KEDUANYA.

Kenangan Indah Masa Lalu HANYA untuk DiKENANG, Bukan untuk diINGAT-ingat.
Rasa TAKUT Bukanlah Untuk diNIKMATI, tetapi Untuk diHADAPI.
Orang Bijaksana Selalu MELENGKAPI KEHIDUPANNYA Dengan Banyak PERSAHABATAN.
Hiduplah Sesuka Hati kita, Sesungguhnya kita Pasti Mati.

Cintai siapa saja yang kita senangi,
Sesungguhnya kita pasti akan berpisah dengannya.
Lakukan apa saja yang kita kehendaki,
Sesungguhnya kita akan memperoleh balasannya.

KEMARAHAN Hanyalah Satu Kata yang Dekat dengan BAHAYA,
Pikiran yang Besar Membicarakan Ide-ide,
Pikiran yang Rata-rata Membicarakan Kejadian-kejadian,
Dan Pikiran yang Kerdil Membicarakan Orang-orang.

Tak Seorang pun Sempurna tetapi Manusia adalah Mahluk yang Paling Sempurna,
Mereka yang Mau BELAJAR dari KESALAHAN adalah BIJAK,
Menyedihkan Melihat Orang Berkeras bahwa mereka benar meskipun Terbukti Salah.

Bila kita Mengisi Hati kita dengan PENYESALAN untuk MASA LALU,
DAN kekhawatiran untuk Masa Depan, kita Tak Memiliki hari ini untuk kita Syukuri,
Sekali Tidak Berhasil Bukan Berarti Gagal Selamanya,
KEBAHAGIAAN TAKKAN PERNAH BISA DIBELI DENGAN UANG,
BELAJARLAH DARI KESALAHAN ORANG LAIN,
Kita Tidak Dapat Hidup Cukup Lama untuk,
Mendapatkan Semua Itu dari Dirimu Sendiri.

oleh *** ~ Catatan Indah Sahabatku ~***

Lihat juga postingan yang lain :
- Tips mengatasi gangguan haid

Kamis, 26 Juli 2012

Mayat Pasukan Taliban Tidak Membusuk

Sobat stw - Sebenarnya ketika saya membaca artikel ini, mayat pasukan taliban tidak membusuk sedikit bergetar dan membuat saya ingin mempostingnya. Adapun hal itu disampaikan :

Oleh: Doktor Muhammad Andar.

Komite Palang Merah Amerika telah mengeluarkan laporan dalam lamanwebnya mengenai mayat-mayat (syuhada) Taliban dibandingkan mayat pasukan asing. Komite tersebut yang memiliki tugas mengambil dan mengubur mayat di provinsi Mazar Sharif Afghanistan, menunjukkan keheranannya mengapa tubuh mayat Taliban tidak rusak maupun mengeluarkan bau busuk?!

Laporan tersebut mengatakan bahwa investigator awalnya mengira bahwa karena cuaca dinginlah adanya fenomena itu, hanya saja teori tersebut hancur berkeping-keping karena tubuh pasukan dari sekutu utara yang tergeletak di area yang sama telah rusak dan mengeluarkan bau yang menjijikkan.

Laporan tersebut terus menyatakan bahwa mereka ingin melakukan penelitian tentang makanan yang dimakan oleh pejuang Taliban! Para peneliti juga ingin mencari tahu apakah adanya korelasi antara makanan dan darah karena darahnya beberapa Taliban tetap hangat walau setelah kematiannya!

(Sumber: Al-Misryoon, Ana Muslim dan beberapa website lainnya)

Adalah hadiah dari Allah SWT apabila musuh mengakui di depan teman-temannya mengenai mukjizat yang ditunjukkan melalui syuhada Taliban karena pembantaian pasukan salib. Harus dikemukakan bahwa jika semua peneliti maupun ilmuan biologi di planet ini mau bergabung dan meneliti seumur hidupnya, mereka tidak akan pernah menemukan jawabannya terhadap kasus yang membingungkan ini. Tanpa kita ketahui, bisa jadi mereka malah mencoba untuk menemukan tubuh Ibrahim AS yang penuh berkah dan mempelajari struktur biologinya sehingga mereka bisa membuat baju anti api untuk para prajuritnya.

Teringat pidato dari ulama terkenal, Ustaz Yasir, pada saat pemakaman komandan terbaik dari Imarah Islam, Syahid Mullah Abdul Manaan Ahmad rahimahullah: "Di sini saya akan memberikan sedikit contoh yang dapat dimengerti semua orang dan tidak ada yang bisa mengingkari tentang kenapa Taliban adalah di sisi yang benar dan rezim Kabul di sisi yang bathil; Kenapa mayat kami tidak rusak dan mengeluarkan bau busuk sedangkan mayat oposisi kami membusuk dan baunya sangat menyengat?!"

Berhubung aroma dari syahid Mullah Abdul Manaan terus-terusan semerbak, ustad yang disegani itupun menambahkan: "Saya tantang semua orang untuk datang! Mari ambil satu mayat dari sisi kami dan satu dari sisi musuh yang terbunuh pada saat bersamaan dan oleh senjata yang sama. Kita akan meninggalkan mereka dalam kondisi fisik dan kimia yang sama. Lalu mari kita perhatikan, bahwa mayat dari sisi kami mewangi seperti misik dan tampa lebih indah dan mayat lainnya menggembung dan mulai rusak dan baunya busuk!

Sekarang biarkan spesialis dunia dalam bidang sains dan kimia menginvestigasi dan temukan alasannya."
Kita juga jangan lupakan salah satu faktor desersi dalam pasukan Kabul adalah karena mukjizat yang ditunjukkan melalui para syuhada Taliban. Satu kelompok prajurit ANA (Afghan National Army) di provinsi Nangarhar, distrik Ghani Khel yang meninggalkan tugasnya memberitahukan alasan dari desersi mereka yaitu: "Satu ketika kita bertarung hadap-hadapan dengan Taliban di provinsi Kandahar,  Taliban mundur sedangkan mayat dari sisi kami dan mereka tergeletak di medan perang. Lalu kami diperintahkan untuk berdiam di area tersebut pada malam hari. Waktu pun berlalu, mayat kami mulai rusak dan mengeluarkan bau sangat menyengat yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Di sisi lain, mayat Taliban mulai mengeluarkan bau yang asing tapi harum dan indah. Saat itu juga, teman-teman kami meninggalkan mayat temannya dan duduk di sebelah mayat syuhada Taliban". Prajurit itu menambahkan: "Jadi pada pagi harinya, aku dan teman-temanku mengemas barang-barang pribadi kami dan meninggalkan semuanya, padahal tinggal dua atau tiga hari lagi mendapatkan gaji dan pulang!!"

Satu buku tentang mukjizat yang ditunjukkan melalui syuhada dalam jihad melawan soviet telah dirangkum oleh ulama syahid terkenal Syaikh Abdullah Azzam rahimullah dalam sebuah judul "Ayat ar Rahmaan fi Jihad al Afghan" yang dalamnya ratusan insiden telah disampaikan. Jadi semoga Allah memberikan ulama zaman ini keteguhan untuk menyingsingkan lengan bajunya dan menulis tentang mukjizat-mukjizat yang ditampakkan dalam medan perang dan oleh para syuhada dalam jihad saat ini, sehingga manusia dapat membedakan antara kebenaran dan kebathilan dan akhirnya akan bergabung dengan kebenaran.

Akhir kata, saya memohon dengan sangat kepada seluruh pembaca agar dengan ikhlas mendoakan saya untuk dapat melaksanakan jihad dan pada akhirnya mendapatkan karunia sebagai syuhada, sebuah status yang diajarkan oleh Rasulullah SAW dan diimpikan oleh beliau.
Imarah Islam Afghanistan
sumber arrahmah

Semoga dengan hadirnya tulisan mayat pasukan taliban tidak membusuk membuat kita yakin akan perjuangan ini. Lihat juga tulisan sebelumnya mengenai Aksi Solidaritas Muslim Untuk Rohingya Mulai di Gelar semoga bermanfaat

Aksi Solidaritas Muslim Untuk Rohingya Mulai di Gelar

Sobat stw - Penganiayaan yang terjadi di myanmar menggerakkan Aksi Solidaritas Muslim Untuk Rohingya Mulai di Gelar hari ini.Sebelumnya telah saya posting mengenai tips mengatasi gangguan haid untuk sobat stw. Semoga dengan hadirnya informasi mengenai saudara muslim kita di Rohingya, menggerakkan hati kita minimal untuk saling mendo'akan.

Sekitar 50 orang dari Dompet Dhuafa dan Punk Muslim menggelar aksi solidaritas kemanusiaan untuk muslim Rohingnya. Mereka menggelar aksi di bundaran Hotel Indonesia.

Seperti dilansir detikcom, Kamis (26/7/2012), aksi dimulai pukul 12.00 WIB. Mereka mengenakan kaos putih dengan tulisan 'Love Rohingnya'. Mereka juga membawa puluhan banner bertuliskan 'Love Rohingnya'.
Direktur Dompet Dhuafa, Mohammad Arifin Purwakananta, mengatakan kondisi minoritas muslim Rohingnya saat ini semakin mengkhawatirkan. Pengusiran dan penindasan oleh pemerintah junta militer Myanmar, menurutnya, adalah tragedi kemanusiaan yang tidak bisa ditolerir oleh hukum internasional.
Dompet Dhuafa, lanjutnya, menyerukan masyarakat Indonesia untuk bersimpati terhadap tragedi kemanusiaan yang terjadi dan membantu muslim Rohingnya.

"Pemerintah Indonesia juga harus aktif menggalang solidaritas dunia untuk menciptakan perdamaian di Myanmar Barat ini dan mendesak ASEAN untuk aktif dalam persoalan Rohingnya," tegas Arifin saat berorasi.

Saat ini kata Arifin, Dompet Dhuafa telah menyiapkan tim yang memantu pengungsi Rohingnya di sejumlah negara, selain Indonesia. Dompet Dhuafa juga akan mengirimkan 2 utusan ke Bangladesh, karena untuk ke Myanmar sudah susah diakses.

Sekitar 15 anak Punk Muslim ikut dalam aksi tersebut. Mereka melakukan aksi teaterikal tentang kekejaman pemerintah junta militer Myanmar terhadap muslim Rohingnya. Aksi Solidaritas Muslim Untuk Rohingya ini berlangsung tertib. Lalu lintas di sekitar bundaran HI pun telihat masih lancar.
sumber : arrahmah

Minggu, 15 Juli 2012

Alasan Belum Mantap Berjilbab dan Bantahannya

Untuk kali ini saya posting mengenai alasan belum mantap berjilbab dan bantahannya, dimana artikel ini adalah merupakan lanjutan dari artikel yang sebelumnya yaitu apa yang menghalangimu untuk berjilbab. Semoga memberikan manfaat bagi anda. Berikut artikel alasan belum mantap berjilbab dan bantahannya :

Hal ini lebih tepat digolongkan kepada syahwat dan menuruti hawa nafsu dari pada syubhat. Jika seorang muslimah yang belum mentaati perintah berhijab ditanya, mengapa ia tidak mengenakan hijab? Di antaranya ada yang menjawab,“Demi Allah, saya belum mantap dengan berhijab. Jika saya telah merasa mantap dengannya saya akan berhijab, Insya Allah”.

Ukhti yang berdalih dengan syubhat ini hendaknya bisa membedakan antara dua hal. Yakni antara perintah Tuhan dengan perintah manusia.
Jika perintah itu datangnya dari manusia, maka manusia bisa salah, bisa benar. Imam Malik berkata:“ dan setiap orang bisa diterima ucapannya dan juga bisa ditolak, kecuali (perkataan) orang yang ada di dalam kuburan ini”. Yang dimaksudkan adalah Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam.
Selagi masih dalam bingkai perkataan manusia, maka seseorang tidak bisa dipaksa untuk menerima. Karenanya, dalam hal ini, setiap orang bisa berucap,“belum mantap” dan ia tidak dihukum karenanya.

Adapun jika perintah itu merupakan salah satu dari perintah-perintah Allah, dengan kata lain Allah yang memerintahkan di dalam kitab-Nya, atau memerintahkan hal tersebut melalui Nabi-Nya agar disampaikan kepada umatnya, maka tidak ada tempat bagi manusia untuk mengatakan, “saya belum mantap”.
Bila ia masih mengatakan hal itu dengan penuh keyakinan padahal ia sendiri tahu bahwa perintah tersebut ada di dalam kitab Allah Ta’ala maka hal tersebut berpotensi untuk menyeretnya kepada bahaya yang lebih sangat besar, yakni keluar dari agama Allah, sementara dia tidak menyadarinya. Sebab dengan begitu berarti ia tidak percaya dan meragukan kebenaran perintah tersebut, maka itu adalah ungkapan yang sangat berbahaya.

Seandainya ia berkata: “Aku wanita kotor” aku tak kuat melawan nafsuku,” “jiwaku rapuh” Atau hasratku untuk itu sangat lemah” tentu ungkapan-ungkapan ini dan yang sejenisnya tidak bisa disejajarkan dengan ucapan: “Aku belum mantap” sebab ungkapan-ungkapan tersebut merupakan pengakuan atas kelemahan, kesalahan dan kemaksiatan dirinya, ia tidak menghukumi dengan salah atau benar terhadap perintah –perintah Allah secara semaunya. Juga tidak termasuk yang mengambil perintah Allah dan mencampakkan yang lain.

Allah SWT berfirman yang artinya :
“Tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin (pula) bagi perempuan yang mukminah, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan sesuatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, kesesatan yang nyata.” (QS.Al Ahzab: 36).

1. Sikap yang dituntut.
Ketika seorang hamba mengaku beriman kepada Allah, percaya Allah lebih bijaksana dan lebih mengetahui dalam penetapan hukum dari padanya -sementara dia sangat miskin dan sangat lemah– maka jika telah datang perintah Allah tidak ada lagi pilihan baginya kecuali mentaati perintah tersebut. Ketika mendengar perintah Allah, sebagai seorang mukmin atau mukminah, mereka wajib mengatakan sebagaimana yang dikatakan oleh orang-orang yang beriman.

“Kami dengar dan kami taat (mereka berdo’a) Ampunilah kami ya Rabb kami dan kepada Engkaulah kami kembali.” (QS. Al Baqarah: 285).
Ketika Allah memerintahkan kita dengan suatu perintah, Dia Maha Mengetahui bahwa perintah itu untuk kebaikan kita, dan salah satu sebab bagi tercapainya kebahagiaan kita. Demikian pula halnya dengan ketika memerintah wanita berhijab, Dia Maha Mengetahui bahwa ia adalah salah satu sebab bagi tercapainya kebahagiaan, kemuliaan dan keagungan wanita.
Allah Ta’ala Maha Mengetahui Ilmu-Nya meliputi segala sesuatu, mengetahui sejak sebelum manusia diciptakan, juga mengetahui apa yang akan terjadi di masa mendatang dengan tanpa batas, mengetahui apa yang tidak akan terjadi dari berbagai peristiwa, juga Dia mengetahui andaikata peristiwa tersebut terjadi apa yang terjadi selanjutnya.

Dengan kepercayaan seperti ini, yang merupakan keyakinan kita umat Islam, apakah patut dan masuk akal kita menolak perintah Allah yang Maha Luas Ilmu-Nya, selanjutnya kita menerima perkataan manusia yang memiliki banyak kekurangan, dan ilmunya sangat terbatas.

2. Contoh dari kenyataan sehari-hari.
Sebagai contoh, dapat kita kemukakan dari kenyataan hidup sehari-hari. Bila kita membeli unit komputer sementara orang yang membuatnya ada di dekat kita, dia tahu betul bagaimana mengoperasikannya, memahami dari A sampai Z seluk-beluk alat canggih tersebut, maka logiskah jika kita memanggil tukang cuci mobil untuk mengajari kita cara mengoperasikan komputer? Tentu sangat tidak logis. Akal kita akan mengatakan, bahwa kita mesti memanggil ahli komputer untuk mengajari bagaimana cara penggunaan alat tersebut, berikut cara memperbaikinya jika terjadi kerusakan.

Kita meyakini, yang menciptakan manusia dan membentuknya adalah Tuhan manusia, yaitu Allah. Karena itu sangat wajar, jika Allah yang sangat lebih mengetahui tentang apa yang membahayakan dan memberi manfaat manusia. Dan jelaslah, bertahkim, patuh, dan menyerah kepada selain Allah adalah cermin ketidak-warasan, kebodohan, dan kedunguan. Kandungan ini disebabkan karena kita patuh kepada seseorang yang tidak mengetahui. Barangsiapa yang mengambil nasihat orang bodoh berarti dia menggelincirkan dirinya dalam kebinasaan.
Ironinya, inilah yang terjadi pada kita kaum muslimin, betapa banyak kaum muslimin yang menuntut jawaban dari orang yang tidak mengetahuinya. Sebagaimana betapa banyak dari kalangan kita yang tidak memahami bahwa yang dimaksud kata “Islam” adalah menyerah, patuh dan tunduk secara total kepada perintah-perintah Allah dan larangan-larangan-Nya.

3. Ukhti, jangan terjerumus pada pertentangan.
Tatkala engkau menasehati sebagian ukhti yang belum berhijab, sebagian mereka ada yang menjawab: “saya juga seorang muslimah, selalu menjaga shalat lima waktu dan sebagian shalat sunnah, saya puasa Ramadhan dan telah melakukan haji, berkali-kali pula saya umrah, aktif sebagai donatur pada beberapa yayasan sosial, tetapi saya belum mantap dengan berhijab”.

4. Pertanyaan buat Ukhti:
“Kalau memang anda sudah dan selalu melakukan amalan-amalan terpuji, yang berpangkal dari iman, kepatuhan pada perintah Allah serta takut siksa-Nya jika meninggalkan kewajiban-kewajiban itu, mengapa anda beriman kepada sebagian dan tidak beriman kepada sebagian yang lain, padahal sumber perintah-perintah itu adalah satu ?

Sebagaimana shalat yang selalu anda jaga adalah suatu kewajiban, demikian juga halnya dengan hijab. Hijab itu wajib, dan kewajiban itu tidak diragukan adanya dalam Al Kitab dan Sunnah. Atau apakah, anda tidak pernah mendengar cercaan Allah terhadap Bani Israil, karena mereka melakukan sebagian perintah dan meninggalkan sebagian yang lain?
Secara tegas, dalam hal ini Allah berfirman

“PithaLife Apa 'Adanyakah kamu beriman kepada sebagian Al Kitab (Taurat) dan ingkar kepada sebagian yang lain? Tidakkah balasan bagi orang-orang yang berbuat demikian daripadamu, melainkan kenistaan dalam kehidupan dunia dan pada hari kiamat mereka dikembalikan kepada siksa yang sangat pedih, Allah tidak lengah dari apa yang kamu perbuat.” (QS. Al Baqarah: 85).

Selanjutnya, renungkan hadits shahih berikut ini:
(( إِنَّ أَهْوَنَ أَهْلِ النَّارِ عَذَابًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ رَجُلٌ تُوْضَعُ عَلَى أَخْمَصِ قَدَمَيْهِ جَمْرَتَانِ يَغْلِي مِنْهُمَا دِمَاغُهُ كَمَا يَغْلِي المِرْجَلُ بِالْقَمْقَمِ ))
“Sesungguhnya penghuni neraka yang paling ringan siksanya pada hari kiamat adalah orang yang diletakkan di tengah kedua telapak kakinya dua bara api, dari dua bara api ini otaknya mendidih, sebagaimana periuk yang mendidih dalam bejana besar yang dipanggang dalam kobaran api.
Jika seperti ini adzab yang paling ringan pada hari kiamat, lalu bagaimana adzab bagi orang yang diancam oleh Allah dengan adzab yang amat pedih, sebagaimana disebutkan dalam ayat ini. Yakni bagi orang yang beriman kepada sebagian ayat dan meninggalkan sebagian yang lain?

6. Wahai Ukhti …:
Apakah hanya demi penampilan, kabanggaan dan saling unggul-mengungguli di dunia, lalu anda rela menjual akhirat dan siap menerima adzab yang pedih?
Sungguh kami tidak berharap untuk ukhti, melainkan kebaikan di dunia dan akhirat. Kami minta agar ukhti, mau menggunakan akal sehat dan menentukan pilihan ini.

Semoga bermanfaat
FP : SEMUA TENTANG WANITA

Terima kasih telah berkunjung di blog SOBAT STW, dengan membaca artikel Alasan belum mantap berjilbab dan bantahannya ini, semoga bermanfaat. Silahkan berkomentar atau memberi tanggapan jika ada yang perlu anda sampaikan. Terima kasih


Apa Yang Menghalangimu Untuk Berjilbab

Saudariku, Apa Yang Menghalangimu Untuk Berjilbab dalam menaati Sang Pencipta, dan inilah yang menjadi postinga saya kali ini. Sebelumnya juga sudah saya posting  mengenai penyakit menular akibat seks bebas dikalangan remaja

MUQADDIMAH

“Dan demi jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya) maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya.” (Asy Syams: 7-8).
Manusia diciptakan oleh Allah dengan sarana untuk meniti jalan kebaikan dan jalan kejahatan. Allah memerintahkan agar kita saling berwasiat untuk mentaati kebenaran, saling memberi nasehat di antara kita dan menjadikannya di antara sifat-sifat orang yang terhindar dari kerugian.

Sebagaimana disebutkan dalam surat Al ‘Ashr. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam menjelaskan bahwa kewajiban kita terhadap sesama adalah saling menasehati. Beliau bersabda:
(( المُؤْمِنُ مِرْآةُ الْمُؤْمِنِ ))
“Orang mukmin adalah cermin bagi orang mukmin lainnya”( Diriwayatkan oleh Thabrani dalam Al Ausath dan dishahihkan oleh Al AlBani dalam Sahih Jami’ush Shaghir no 6531. ) .

Dengan kata lain seorang mukmin bisa menyaksikan dan mengetahui kekurangannya dari mukmin yang lain, sehingga ia laksana cermin bagi dirinya. Tetapi cermin itu tidak memantulkan gambar secara fisik, melainkan memantulkan gambar secara akhlak dan perilaku. Islam juga sebagaimana dalam banyak hadits- menganjurkan dan mengajak pemeluknya agar sebagian mereka mencintai sebagian yang lain.

Di antara pilar utama dari kecintaan ini, hendaknya engkau berharap agar saudaramu masuk surga dan dijauhkan dari neraka. Tak sebatas berharap, namun engkau harus berupaya keras dan maksimal untuk menyediakan berbagai sarana dan menjauhkan saudaramu dari hal-hal yang membahayakan dan merugikannya, di dunia maupun di akhirat.

Lebih khusus, buku ini kami hadirkan untuk segolongan kaum muslimah yang belum mentaati perintah berhijab ( Maksudnya, busana wanita muslimah yang menutupi seluruh badan tubuhnya dari kepala sampai telapak kaki, hijab tersebut mempunyai syarat-syarat tertentu.( seperti yang pernah kami tulis disini : http://www.facebook.com/media/set/?set=a.357908730914034.83088.198355233536052&type=3 ), seperti yang diperintahkan syariat. Baik karena belum mengetahui bahwa hijab adalah wajib, atau karena tidak mampu melawan tipu daya dan pesona dunia, karena takluk di hadapan nafsu yang senantiasa memerintahkan keburukan atau tunduk oleh bisikan setan, karena pengaruh teman yang tidak suka kepada kebaikan bagi sesama jenisnya atau karena alasan-alasan yang lain.

Kami memohon kepada Allah semoga uraian dalam buku sederhana ini menjadi pembuka hati yang terkunci, menggetarkan perasaan yang tertidur, sehingga bisa mengembalikan segenap muslimah yang belum mentaati perintah berhijab kepada fitrah yang telah diperintahkan Allah Ta’ala.

Tidak lupa kami menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada ustadzah Badriyah Al Azzaz atas berbagai koreksiannya yang amat berharga terhadap naskah ini.

Semoga Allah memberi taufik, kebenaran dan kesudahan hidup yang baik kepada kita. Aamiin.

*Sumber : Buku yang sesuai dengan Judul Di atas"

Demikianlah postingan untuk Saudariku, Apa Yang Menghalangimu Untuk Berjilbab yang telah saya posting. Semoga bermanfaat
FP : SEMUA TENTANG WANITA

Terima kasih telah berkunjung di blog SOBAT STW, dengan membaca artikel Apa Yang Menghalangimu Untuk Berjilbab ini, semoga bermanfaat. Silahkan berkomentar atau memberi tanggapan jika ada yang perlu anda sampaikan. Terima kasih


Sabtu, 14 Juli 2012

Pentingnya Menuntut Ilmu Dan Kegigihan Para Ulama

Sobat STW, untuk postingan kali ini adalah pentingnya menuntut ilmu dan kegigihan para ulama dalam masalah ilmu ini. Di mana sebelumnya telah saya posting mengenai kenapa keperawanan di soal , tapi keperjakaan tidak yang tentu saja mungkin kurang adil. Berikut adalah postingan mengenai pentingnya menuntut ilmu dan kegigihan para ulama, silahkan disimak.

Assalamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh.

Segala puji hanyalah milik Allah Rabb semesta alam. Kepada-Nya kita mohon pertolongan, perlindungan, dan kepada-Nya pula kita berserah diri. Salam serta sholawat semoga senantiasa terlimpah kepada suri tauladan kita, Nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wasallam, kemudian kepada keluarganya, para shahabatnya, serta pengikutnya yang senantiasa istiqomah dalam menegakkan kalimatillah dimuka bumi ini.

Sebagai muslim yang meyakini hal-hal ghaib, semisal soal pahala dan dosa, maka kita perlu menyiapkan diri sebaik-baiknya dalam menyambut bulan Ramadhan. Di bulan inilah kita diberikan kesempatan untuk menabung pahala amal sebanyak-banyaknya, agar di akhirat nanti, timbangan amal baik kita lebih banyak daripada timbangan amal jahat; agar kita tidak muflis (bangkrut). Rasulullah saw menyebutkan adanya orang-orang muflis di hari kiamat. Yaitu orang-orang yang amal-amal baiknya habis dibagikan kepada orang lain. Orang seperti ini bangkrut karena semasa di dunia tidak menyelesaikan berbagai urusannya dengan orang lain, semisal masalah hutang, penyerobotan harta orang lain, penganiayaan, kedzoliman dan sebagainya. Karena itulah, seyogyanya kita memanfaatkan bulan Ramadhan untuk memperbanyak tabungan amal baik kita di akhirat.

Salah satu amal yang sangat tinggi nilainya di hadapan Allah adalah segala aktivitas yang berkaitan dengan urusan keilmuan, baik menuntut ilmu, mengajarkannya, atau segala aktivitas yang terkait dengan pengembangan keilmuan. Melalui ilmulah manusia dapat mengenal Allah dan memahami cara beribadah kepada-Nya dengan benar. Hanya dengan ilmu manusia dapat memahami mana yang benar dan mana yang salah, mana yang tauhid dan mana yang syirik, mana yang halal dan mana yang haram.

Allah SWT menjanjikan:
”Niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat.” (QS Al-Mujadilah:11)

Rasulullah saw juga bersabda:
”Barangsiapa yang dikehendaki Allah dengan kebaikan maka Allah menjadikannya faqih (memahami dengan baik) dalam masalah agama (Islam) dan mengilhami petunjuk-Nya.” (Muttafaq alaihi).

Umar r.a. berkata: ”Kematian seribu ’abid (ahli ibadah) yang mendirikan malam dan puasa di siang hari adalah lebih ringan daripada kematian seorang ’alim yang mengetahui apa yang dihalalkan dan yang diharamkan oleh Allah.”

Karena begitu pentingnya masalah keilmuan ini, maka Allah memerintahkan, dalam kondisi apa pun, maka masyarakat harus tetap memberikan perhatian terhadap ilmu. Bahkan disaat perang sekali pun. ”Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan diantara mereka beberapa orang untuk memperdalam ilmu tentang agama.” (QS at-Taubah: 122).
”Maka tanyakanlah kepada orang yang mempunyai ilmu, jika kamu tidak mengetahui.” (QS an-Nahl: 43).

Rasulullah saw bersabda:
”Barangsiapa menempuh jalan yang padanya dia menuntut ilmu, maka Allah telah menuntunnya jalan ke surga.” (HR Muslim).

”Sesungguhnya malaikat itu membentangkan sayapnya pada orang yang menuntut ilmu karena ridha dengan apa yang ia lakukan.” (HR Ahmad, Ibn Hibban, dan Hakim).

Ingin tahu kegigihan beberapa ulama islam yang kita kenal dalam perhatianya untuk menuntut ilmu :

1. Prof. Wahbah az-Zuhaili, penulis kitab al-Fiqh al-Islam wa Adillatuhu dan Tafsir al-Munir pernah ditanya, berapa jam beliau membaca dan menulis. Beliau menjawab: Tidak kurang dari 16 jam sehari.

2. Imam Nawawi (w. 676 H), penulis Kitab Riyadhush Shalihin, al-Majmu’, dan Syarah Shahih Muslim, disebutkan bahwa beliau setiap hari belajar 8 cabang ilmu dari subuh sampai larut malam.

3. Al-Mizzi, Ibn Katsir, Ibn al-Qayyim al-Jauziyah, Ibn Hajar, al-Suyuthi, al-Sakhawi, dan ulama besar lainnya, menyisihkan lebih dari 15 jam per hari untuk membaca dan menulis. (Kisah beberapa ulama ini dikutip dari buku Selangkah Lagi Mahasiswa UIN jadi Kiyai, karya Dr. Ahmad Lutfi Fathullah).

Karena begitu besarnya keberkahan dan pahala yang dijanjikan Allah di bulan Ramadhan, maka sayang sekali, jika bulan Ramadhan ini tidak kita manfaatkan semaksimal mungkin untuk menuntut ilmu dan mengembangkan berbagai aktivitas keilmuan lainnya.

Bagi teman-teman yang ingin berbagi berkaitan dengan masalah ilmu, silahkan dishare disini. Mudah-mudahan bisa menambah semangat kita untuk selalu memahami din islam.
Wassalam,


Demikian tapi artikel tentang pentingnya menuntut ilmu dan kegigihan para ulama yang patut kita contoh. Semoga bermanfaat buat sobat sekalian.Lihat juga postingan yang lain mengenai kebebasan pergaulan remaja mendapat dukungan kodom dari menkes, hmm parah sob..!